Harga Jagung Turun Karena Perkiraan Hasil Panen Meningkat

224

(Vibiznews – Commodity) –  Harga jagung turun pada hari Selasa, karena turun hujan diperkebunan menyuburkan tanaman sehingga perkiraan hasil panen meningkat.

Harga jagung September di CBOT turun 5.50 sen menjadi $3.2275 perbushel.

Laporan USDA ada penjualan ekspor sebesar 207,880 MT ke negara yang tidak diketahui.

Total pengiriman ekspor sebesar 207,880 MT, untuk pengiriman jagung 2019/20 sebesar 25,400 MT dan sisanya 182,840 untuk jagung 2020/2021.

Harga jagung turun karena hujan turun di daerah Midwest yang sebelumnya kekeringan,  hujan yang turun akan membuat pertumbuhan tanaman jagung menjadi baik, karena menurut  konsultan cuaca bahwa 15% dari tanaman jagung sudah kekeringan.  Hasil panen jagung diperkirakan akan naik 0.63 bpa dari perkiraan sebelumnya menjadi 174.41 bpa.

Laporan pertumbuhan dari NASS untuk jagung sampai 19 Juli , tanaman jagung 59% sudah berbunga  di atas rata-rata 5 tahun,  sudah membentuk buah  9%, diatas normal 2%.

Korea Selatan membeli 65,000 MT dari berbagai negara.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $3.22 dan berikut ke $3.16 sedangkan resistant pertama di $3.36 dan berikut ke $3.40.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Centre

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here