IHSG Rabu Pagi Lanjut Menguat ke Level 5131; Kompak Bersama Kenaikan Rupiah

297
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (22/7) terpantau menguat 17,243 poin (0,34%) ke level 5.131,952 setelah dibuka menguat ke level 5.141,603. IHSG memulai dengan penguatan agak berlawanan dengan regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya variatif dengan bias melemah setelah para pemimpin Eropa sepakat untuk program stimulus USD2 triliun bagi pemulihan ekonomi Eropa.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat tajam 0,91% atau 134 poin ke level Rp 14.607, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak merosot setelah terkoreksi 3 hari di sesi sebelumnya; tertekan oleh melonjaknya euro ke level 1 tahun lebih tertingginya oleh kesepakatan para pemimpin Eropa untuk program stimulus besar bagi pemulihan ekonomi Eropa. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.741.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 26,894 poin (0,53%) ke level 5.141,063. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,929 poin (0,49%) ke level 804,408. Pagi ini IHSG menguat 17,243 poin (0,34%) ke level 5.131,952. Sementara LQ45 terlihat menanjak 0,46% atau 3,650 poin ke level 804,129.

Tercatat saat ini sebanyak 172 saham naik, 111 saham turun dan 146 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Rabu subuh ini agak mixed dengan Dow Jones dan S&P500 masih kuat di zona hijau, namun Nasdaq alami profit taking setelah sebelumnya mencapai rekor penutupan tertinggi. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya variatif, di antaranya Nikkei yang merosot 0,36%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,12%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan penguatan yang agak beda arah dengan pasar regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya variatif dengan bias melemah setelah para pemimpin Eropa sepakat untuk program stimulus USD2 triliun bagi pemulihan ekonomi Eropa. Berikutnya IHSG kemungkinan akan diintip oleh aksi profit taking pendek di atas area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.964, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here