IHSG Rabu Siang Bertahan Menguat ke 5128; Bursa Asia Variatif

279
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (22/7) terpantau bertahan menguat 14,088 poin (0,28%) ke level 5.128,797 setelah dibuka menguat ke level 5.141,603. IHSG memulai dengan penguatan kemudian fluktuatif oleh masuknya profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya variatif setelah para pemimpin Eropa sepakati program stimulus USD2 triliun bagi pemulihan ekonomi Eropa.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,52% atau 76 poin ke level Rp 14.665, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak merosot setelah terkoreksi 3 hari di sesi sebelumnya; tertekan oleh melonjaknya euro ke level 1 tahun lebih tertingginya oleh kesepakatan para pemimpin Eropa untuk program stimulus besar bagi pemulihan ekonomi Eropa. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.741.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 26,894 poin (0,53%) ke level 5.141,063. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,929 poin (0,49%) ke level 804,408. Siang ini IHSG menguat 14,088 poin (0,28%) ke level 5.128,797. Sementara LQ45 terlihat menanjak 0,50% atau 4,040 poin ke level 804,519.

Siang ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan yang menanjak 1,13%, diikuti sektor perdagangan yang naik 0,80%.

Tercatat sebanyak 194 saham naik, 199 saham turun dan 167 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 443.76 kali transaksi sebanyak 6,14 miliar lembar saham senilai Rp 4,673 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,50% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,08%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Kimia Farma (KAEF) 24,78%, AKR (AKRA) 7,32%, Kalbe (KLBF) 6,25%, dan Timah (TINS) 6,11%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan penguatan kemudian dihadang profit taking sehingga agak fluktuatif, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya variatif setelah para pemimpin Eropa sepakati program stimulus USD2 triliun bagi pemulihan ekonomi Eropa. Berikutnya IHSG kemungkinan akan diintip oleh aksi profit taking pendek tetapi bertahan di zona hijau, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.964, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here