IHSG Jumat Pagi Terkoreksi ke Sekitar 5111; Bursa Asia Melemah oleh Tensi AS-China

159
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat pagi ini (24/7) terpantau terkoreksi 33,396 poin (0,65%) ke level 5.111,615 setelah dibuka melemah ke level 5.141. IHSG memulai langsung terkoreksi searah indeks regional, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya melemah oleh naiknya tensi antara AS – China dan terkoreksinya Wall Street.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau lanjut menguat 0,45% atau 65 poin ke level Rp 14.515, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun lagi setelah terkoreksi 5 hari di sesi sebelumnya; tertekan oleh kekhawatiran investor atas meningkatnya tensi politik AS – China. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.580.

Mengawali perdagangannya, IHSG terkoreksi tipis 4 poin (0,08%) ke level 5.141. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,2 poin (0,21%) ke level 805,310. Pagi ini IHSG melemah 33,396 poin (0,65%) ke level 5.111,615. Sementara LQ45 terlihat menurun 0,75% atau 8,475 poin ke level 798,079.

Tercatat saat ini sebanyak 106 saham naik, 226 saham turun dan 165 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Jumat subuh ini melemah oleh rilis data ekonomi AS yang mengecewakan, termasuk laporan klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran AS yang meningkat untuk pertama kalinya dalam enam belas minggu. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Kospi yang flat 0,0%, dan Indeks Hang Seng yang turun 1,13%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan koreksi yang searah dengan bursa regional dan global, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya melemah oleh naiknya tensi antara AS – China. Berikutnya IHSG kemungkinan akan berhadapan aksi ambil untung di sekitar area konsolidasi barunya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.964, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here