IHSG Selasa Siang Terkoreksi ke 5108; Berkisar di Area Konsolidasinya

278
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (28/7) terpantau terkoreksi 7,770 poin (0,15%) ke level 5.108,896 setelah dibuka menguat ke level 5.118,105. IHSG memulai dengan penguatan lalu terkoreksi ke zona merah, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya juga variatif di tengah investor yang tetap monitor perkembangan virus corona yang menanjak di AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,29% atau 42 poin ke level Rp 14.492, dengan dollar AS di pasar uang Asia technical rebound setelah terkoreksi 7 hari di sesi sebelumnya; sementara pasar beralih memperhatikan pertemuan the Fed minggu ini dan keputusan paket stimulus fiscal AS. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.535.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 1,439 poin (0,03%) ke level 5.118,105. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,960 poin (0,37%) ke level 803,321. Siang ini IHSG menguat tipis 2,825 poin (0,06%) ke level 5.119,491. Sementara LQ45 terlihat menanjak 0,17% atau 1,362 poin ke level 801,723.

Siang ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industri dasar yang merosot 2,02%, diikuti sektor agri yang turun 1,01%.

Tercatat sebanyak 177 saham naik, 216 saham turun dan 152 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 478.65 kali transaksi sebanyak 6,45 miliar lembar saham senilai Rp 4,015 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,02% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,53%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Kalbe Farma (KLBF) -1,61%, Bank BRI (BBRI) -0,95%, Bank Mandiri (BMRI) 0,85%, dan Transcoal (TCPI) 0,73%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan penguatan lalu dihadang cepat profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya variatif di tengah investor yang tetap monitor perkembangan virus corona yang menanjak di AS. Berikutnya IHSG kemungkinan agak bergerak terbatas di sekitar area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.964, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here