IHSG Rabu Pagi Terkoreksi ke Sekitar 5090; Bursa Asia Variatif Menjelang the Fed

154
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (29/7) terpantau melemah 22,972 poin (0,45%) ke level 5.090,017 setelah dibuka terkoreksi ke level 5.106,823. IHSG memulai dengan koreksi, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya variatif di tengah investor menantikan hasil pertemuan the Federal Reserve dan monitor perkembangan virus corona yang masih menanjak di AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat 0,55% atau 80 poin ke level Rp 14.455, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah rebound di sesi sebelumnya; bangkit dari posisi 2 tahun terendahnya menjelang pertemuan the Fed yang diharapkan mempertahankan kebijakan moneter yang sangat longgar. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.535.

Mengawali perdagangannya, IHSG terkoreksi 6,166 poin (0,12%) ke level 5.106,823. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,980 poin (0,25%) ke level 797,697. Pagi ini IHSG melemah 22,972 poin (0,45%) ke level 5.090,017. Sementara LQ45 terlihat melorot 0,22% atau 1,719 poin ke level 794,958.

Tercatat saat ini sebanyak 144 saham naik, 141 saham turun dan 141 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Rabu subuh ini terkoreksi oleh profit taking terutama pada saham-saham teknologi di Nasdaq yang diikuti 2 indeks saham utama lainnya. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya variatif, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,77%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,40%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan koreksi pasar, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya mixed di tengah investor menantikan hasil pertemuan the Federal Reserve dan monitor perkembangan virus corona yang masih menanjak di AS. Berikutnya IHSG kemungkinan agak bergerak terbatas di sekitar area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan.  Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.964, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here