IHSG Rabu Siang Melemah 11 Poin ke 5101; Bursa Asia Terbatas Menantikan Pertemuan the Fed

103
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (29/7) terpantau melemah 11,256 poin (0,22%) ke level 5.101,733 setelah dibuka terkoreksi ke level 5.106,823. IHSG memulai dengan koreksi dan terus bertahan di zona merah, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya variatif di tengah investor menantikan hasil pertemuan the Federal Reserve dan monitor perkembangan virus corona yang masih menanjak di AS.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,40% atau 57 poin ke level Rp 14.592, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak turun setelah rebound di sesi sebelumnya; bangkit dari posisi 2 tahun terendahnya menjelang pertemuan the Fed yang diharapkan mempertahankan kebijakan moneter yang sangat longgar. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.535.

Mengawali perdagangannya, IHSG terkoreksi 6,166 poin (0,12%) ke level 5.106,823. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,980 poin (0,25%) ke level 797,697. Siang ini IHSG melemah 11,256 poin (0,22%) ke level 5.101,733. Sementara LQ45 terlihat melorot 0,59% atau 4,695 poin ke level 794,982.

Siang ini empat dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor industri dasar yang merosot 1,08%, diikuti sektor keuangan yang turun 1,00%.

Tercatat sebanyak 158 saham naik, 207 saham turun dan 187 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 435.28 kali transaksi sebanyak 5,72 miliar lembar saham senilai Rp 4,293 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 1,21% dan Indeks Hang Seng yang naik 0,12%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Barito Pacific (BRPT) -6,86%, XL Axiata (EXCL) -6,59%, Bank Mandiri (BMRI) -2,99%, dan Bank BNI (BBNI) -1,92%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi pasar, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya mixed di tengah investor menantikan hasil pertemuan the Federal Reserve dan monitor perkembangan virus corona yang masih menanjak di AS. Berikutnya IHSG kemungkinan agak bergerak terbatas di sekitar area konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.964, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here