Bursa Korsel Bullish 4 Bulan Berturut, Kospi Harian Retreat dari Gain 4 Hari Berturut

229

(Vibiznews – Indeks) – Terjadi profit taking pada perdagangan  bursa saham Korea Selatan akhir pekan  hari Jumat (31/7/2020) hingga indeks Kospi terkoreksi dari posisi tertinggi 6 bulan yang dicapai awal sesi. Indeks harian Kospi retreat dari bullish 4 hari berturut dan  mencetak bullish mingguan. Sepanjang bulan Juli indeks Kospi bullish kuat dengan kenaikan 6,86%, bullish 4 bulan berturut.   

Kospi sempat menguat awal sesi merespon sentimen bursa saham Amerika yang menguat dan juga rilis data produksi industri Korea Selatan. Namun sentimen berbalik oleh kekhawatiran investor pada prospek ekonomi AS, setelah rilis data PDB Q2-2020 menyusut dengan rekor 32,9% dan klaim pengangguran mingguan melampaui 1,4 juta untuk minggu kedua berturut-turut.

Data yang dikumpulkan oleh Statistik Korea menunjukkan bahwa produksi industri keseluruhan negara itu naik 4,2% dalam sebulan di bulan Juni, menyusul penurunan 1,2% di bulan di bulan Mei. Wakil Menteri Keuangan Kim Yong-beom mengatakan kepada wartawan bahwa data Juni menunjukkan tanda pemulihan yang jelas.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 17,64 poin atau 0,78 persen, menjadi ditutup pada 2.249,37. lebih tinggi pada posisi 2,267,01 setelah sempat naik 0,8% di awal perdagangan ke level  tertinggi sejak awal Oktober 2018. Demikian untuk indeks Kospi200 berjangka turun 2,53 poin atau 0,84% ke posisi 299.32,  setelah sempat  turun ke posisi rendah di 298.89 dan naik ke posisi tertinggi  304.16.

Untuk saham-saham kapital besar yang mempengaruhi indeks anjlok ke zona merah setelah sebelumnya di posisi tinggi, saham Samsung Electronics turun 1,86 persen, saham SK hynix kehilangan 2,93 persen, saham Samsung Biologics turun 0,41 persen, saham Celltrion turun 1,17 persen dan saham Hyundai Motor turun 0,78.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here