Hang Seng Bulan Juli Menguat Lagi, Saham CNOOC Sumbang Bearish Akhir Pekan

219

(Vibiznews – Indeks) – Aksi profit taking di bursa Hong Kong terus berlanjut pada perdagangan saham akhir pekan hari Jumat  (31/07/2020), dengan indeks Hang Seng turun ke posisi terendah sejak awal pekan. Indeks Hang Seng bearish 2 hari berturut yang membuat indeks mingguan kembali melemah masuki 3 pekan berturut. Namun secara bulanan hanya menguat moderat sebesar 0,69% dari periode bulan Juni bullish 6% lebih.  

Berlanjutnya tekanan jual Hang Seng, merespon berita bertambahnya kasus baru terinfeksi corona virus di China daratan, dimana otoritas kesehatan China melaporkan 127 kasus virus corona baru di daratan pada 30 Juli, naik dari 105 hari sebelumnya, jumlah harian tertinggi sejak 5 Maret.

Kemudian sentimen dibebani oleh pengumuman dari pemimpin Hong Kong Carrie Lam  yang menyatakan kemungkinan penundaan pemilihan legislatif karena risiko coronavirus, menghadapi pukulan terhadap harapan oposisi pro-demokrasi di kota yang dikuasai Cina itu.

Indeks Hang Seng ditutup turun 115,24 poin atau 0,47% lebih rendah ke posisi 24.595,35, secara mingguan turun 0,45%. Demikian untuk indeks saham  Cina  Enterprise (HSCE)  dengan 60 saham unggulan turun 57,12 poin atau 0,57% lebih rendah ke posisi 10.039,96. Untuk indeks Hang Seng berjangka sedang bergerak negatif dengan turun 76 poin atau 0,31% ke posisi 24559.

Mayoritas sektor saham yang menekan indeks sepanjang sesi dipimpin oleh sektor energy yang anjlok 1,62%, namun terdapat juga sektor yang menguat dipimpin oleh sektor tambang dengan kenaikan 1,05%. Sebagai saham top gainers yaitu saham AAC Technologies Holdings Inc yang naik 3,61%, sedang saham top loosers yaitu saham  CNOOC Ltd, turun 2,84%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here