Analisis Fundamental Aussie dalam AUDUSD Periode 3 – 7 Agustus

415

(Vibiznews – Forex) – Pergerakan pair AUDUSD pekan lalu  kembali menunjukkan trend kuat dan mencetak bullish 6 pekan berturut. Pair pekan lalu hanya naik moderat oleh retreat aussie yang dalam pada akhir pekan. Pair AUDUSD pekan lalu ditutup  dengan kenaikan 0,35%, dan sempat mendaki ke posisi tertinggi 15 bulan.

Akhir pekan lalu pair retreat oleh rebound kuat dolar AS dari posisi terendah 2 tahun lebih yang terjadi awal sesi hari terakhir perdagangan. Dolar AS terangkat oleh penguatan beberapa data ekonomi penting seperti personal spending  yang naik melebihi perkiraan pasar dan data Chicago PMI yang mengukur kinerja manufaktur PMI menguat melebihi ekspektasi dan data bulan sebelumnya. Dari sisi aussie tertekan oleh penambahan data kasus baru covid-19.

Fundamental Pekan Lalu
Dari sisi data ekonomi Australia,  inflasi kuartalan masih lemah dengan IHK Q2 turun 1,9% yang jauh dibawah perkiraan dan merupakan penurunan pertama sejak 2016. Di Cina, data Manufacturing PMI dicetak lebih tinggi ke 51.1, naik dari 50.9 sebelumnya yang merupakan data tertinggi sejak Agustus 2018.

Dari data ekonomi  AS, data barang tahan lama melemah pada bulan Juni yang turun ke 7,3% dari 15,8% dengan data inti turun dari 4,0% menjadi 3,3%. The Fed mempertahankan suku bunga acuan di nol dan memberikan sinyal dovish untuk pasar, seperti yang diharapkan. Pembuat kebijakan tersebut hanya menegaskan kembali komitmen mereka untuk bertindak sesuai mendukung ekonomi AS, tetapi tidak mengumumkan langkah kebijakan baru. Kemuidan data yang buruk lainnya dari laporan  PDB awal untuk Q2-2020 yang suram, dimana ekonomi berkontraksi sebesar 32,9%. Data yang terakhir untuk Sentimen Konsumen UoM jatuh ke 72,5, turun tajam dari 78,1 sebelumnya.

Fundamental Pekan ini 
Dari sisi data ekonomi banyak rilis data ekonomi yang akan menjadi market mover pekan ini khususnya dari  Amerika Serikat. Pekan ini akan ada rilis data PMI manufaktur dan service seluruh negara ekonomi utama serta kinerja pasar tenaga kerja AS dalam data ADP dan juga NFP.

Dari ekonomi Australia pekan ini terdapat laporan neraca perdagangan, penjualan ritel yang diperkirakan menunjukkan peningkatan dari periode sebelumnya yang sudah lemah.  Kemudian pada hari Selasa,  RBA akan umumkan kebijakan suku bunga terbaru yang  diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga pada 0,25%. Kemudian terdapat data Indeks Konstruksi dan service dari AIG yang juga diperkirakan menunjukkan data yang positif.  Dari laporan ekonomi China, hari Jumat akan dirilis data neraca perdagangan  China bulan Juli.

Dari ekonomi Amerika Serikat,  terdapat data service PMI serta data ADP employment change yang  diperkirakan menunjukkan data yang kurang optimis. Namun beberapa data menunjukkan positif seperti data manufaktur PMI, NFP dan tingkat pengangguran AS periode bulan Juli.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here