IHSG Senin Pagi Terkoreksi 1,2% ke Sekitar 5087; Profit Taking dari Rally 5 Minggu

297
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (3/8) terpantau terkoreksi cukup signifikan 62,135 poin (1,21%) ke level 5.087,492 setelah dibuka melemah ke level 5.140,748. IHSG memulai dengan terkoreksi setelah rally 5 minggu, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya variatif sembari memerhatikan rilis data manufaktur China untuk bulan Juli.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah tipis 0,03% atau 5 poin ke level Rp 14.605, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah rebound di sesi sebelumnya; bangkit dari loss bulanan terbesarnya dalam 1 dekade terakhir oleh kekhawatiran investor atas prospek ekonomi AS di tengah kenaikan tajam kasus virus corona. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.600.

Mengawali perdagangannya, IHSG terkoreksi 8,949 poin (0,17%) ke level 5.140,748. Sedangkan indeks LQ45 turun 6,330 poin (0,79%) ke level 796,774. Pagi ini IHSG terkoreksi 62,135 poin (1,21%) ke level 5.087,492. Sementara LQ45 terlihat turun 1,70% atau 13,655 poin ke level 789,449.

Tercatat saat ini sebanyak 109 saham naik, 212 saham turun dan 142 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Sabtu subuh ini menguat terpicu oleh naiknya saham-saham teknologi dengan rilis laporan keuangan yang solid. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat umumnya variatif, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,98%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,62%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini diawali dengan koreksi dari rally 5 minggu sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi umumnya variatif sembari memerhatikan rilis data manufaktur China untuk bulan Juli. Berikutnya IHSG kemungkinan terhadang profit taking dengan peluang rebound kembali di sesi berikutnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.278 dan 5.365. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 4.964, dan bila tembus ke level 4.712.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here