Nikkei Awal Agustus Melonjak Tinggi oleh Pelemahan Yen

291

(Vibiznews – Indeks) – Memulai perdagangan saham awal bulan Agustus di bursa Jepang hari Senin (3/8/2020) terjadi aksi bargain hunting yang menguntungkan saham-saham eksportir utama. Aksi beli saham tersebut mengangkat indeks Nikkei yang terpukul selama 6 sesi berturut dan berhasil naik dari posisi  terendah 6 pekan.

Anjloknya yen terhadap dolar AS sejak awal perdagangan dibuka memberikan alasan kuat bagi investor memburu kembali saham-saham kapital besar di posisi harga yang murah. Penguatan yen Jepang yang telah membuat indeks Nikkei berada di zona merah selama 6 sesi perdagangan.

Pelemahan yen Jepang terjadi merespon laporan data ekonomi yang menyatakan pertumbuhan ekonomi Jepang menyusut 0,6% pada Q1-2020, setelah penurunan 1,9 persen di Q4-2019. Pada basis tahunan, ekonomi mengalami kontraksi 2,2% di Q1.

Indeks Nikkei ditutup melonjak 485 poin atau 2,23% lebih tinggi ke posisi 22125, bangkit dari posisi terendah sejak perdagangan 10 Juli. Demikian untuk  indeks Topix naik 26,58 poin atau 1,78% lebih tinggi ke posisi 1.522,64. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2020 kini sedang bergerak positif dengan naik 330 poin atau 1,52% ke posisi 22.070.

Melihat pergerakan sektoral, semua sektor utama bergerak lebih tinggi dan ditutup pada zona hijau yang dipimpin oleh saham teknologi, telekomunikasi, kebijakan konsumen, industri, keuangan, kesehatan, dan utilitas. Saham yang menjadi top gainers yaitu saham  Z Holdings  kenaikan 17,95%, kemudian disusul oleh saham Japan Tobacco naik  sebesar 7,58%. Untuk saham yang paling merugi seperti saham grup Seven & I Holdings, operator toko 24 jam 7-Eleven dengan anjlok 4,8%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here