Nikkei 5 Agustus Alami Tekanan, Retreat dari Tertinggi Sepekan

287
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Terjadi aksi profit taking pada perdagangan bursa saham Jepang  hari Rabu (5/8/2020) setelah indeks Nikkei naik hampir 4 persen selama dua hari terakhir. Tekanan jual saham yang juga di picu oleh posisi penguatan yen Jepang terhadap dolar AS, membuat indeks Nikkei retreat dari posisi tertinggi sepekan yang dicapai pada perdagangan sebelumnya.

Indeks Nikkei ditutup turun 58,81 poin atau 0,26 persen lebih rendah ke posisi  22.514,85. Demikian juga untuk  indeks Topix turun 0,55 poin atau 0,04 persen lebih rendah ke posisi 1.554,71.  Untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2020 kini sedang bergerak positif dengan turun 80 poin atau 0,35% ke posisi 22.510.

Sentimen investor tertekan oleh kekhawatiran meningkatnya pertambahan kasus baru corona virus di beberapa ekonomi utama dan di dalam negeri akan menggagalkan pemulihan ekonomi global. Lebih dari 1.200 kasus baru infeksi Covid-19 dilaporkan di seluruh Jepang pada hari Selasa.

Sementara itu, kementerian tenaga kerja Jepang sedang berupaya meningkatkan subsidi pekerjaan  untuk membantu khusus perusahaan yang terkena pandemi. Sentimen semakin lemah oleh laporan kuartalan perusahaan domestik yang kurang menggembirakan, seperti saham  Mitsubishi UFJ Financial Group Inc  turun 0,17% setelah melaporkan laba bersih  lebih dari setengahnya.

Saham Sony Corp anjlok 1,61% setelah kemarin melaporkan kinerja kuartalan masih dibawah harapan. Saham berperforma buruk dalam index Topix adalah SoftBank Group Corp yang turun 4,19%, diikuti oleh saham East Japan Railway Co, anjlok 2,44%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here