Rekomendasi Harga Minyak 5 Agustus 2020: Berhasil Keluar dari Tekanan Turun

375

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah ke $40.88, turun 0.10%, sementara menuju perdagangan sesi Eropa. Minyak benchmark Amerika Serikat ini berhasil mendapatkan keuntungan sebentar selama dua hari terakhir namun perdagangan sesi Asia yang tenang kelihatannya membatasi pergerakan selanjutnya. Sebagai akibatnya, mata para trader terfokus kepada data dari American Petroleum Institute (API) untuk mendapatkan petunjuk yang baru.

Memasuki perdagangan sesi Amerika Serikat, harga minyak berbalik naik lagi ke atas $41, ke sekitar $41.50, karena melemahnya dolar AS.

Penurunan harga minyak disebabkan karena kenaikan produksi dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang digerakkan oleh Arab Saudi. Ditambah lagi dengan kenaikan infeksi Covid-19 secara global yang membuat pemulihan ekonomi mengalami perlambatan dan terancam berhenti.

Faktor yang membuat naik harga minyak adalah berita bahwa produksi minyak Rusia turun sebanyak 16% pada bulan Juli berdasarkan data dari kementerian Energi Rusia sebagaimana yang dilaporkan oleh Reuters. Selain itu harapan akan stimulus lebih jauh dari para pembuat kebijakan global juga menopang kenaikan harga minyak, meskipun tertundanya stimulus terbaru pemerintah AS karena belum adanya kesepakatan antara Demokrat dengan Republikan, membebani harga minyak saat ini. Hal lainnya yang mendukung kenaikan harga minyak adalah melemahnya indeks dolar AS.

Kenaikan harga minyak selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $41.62 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $42.31 dan kemudian $43.24. Sedangkan penurunan harga minyak akan berhadapan dengan “support” terdekat di $41.01 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $39.99 dan kemudian $39.06.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here