Cadangan Devisa Juli Meningkat ke USD135,1 Miliar; Dipengaruhi Penerbitan Global Bond

222
Photo: Vibizmedia

(Vibiznews – Economy and Bonds) – Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2020 sebesar 135,1 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2020 sebesar 131,7 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,0 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” demikian dinyatakan Onny Widjanarko, Direktur Eksekutif Bank Indonesia dalam rilisnya kepada media, Jumat ini (7/8).

Peningkatan cadangan devisa pada Juli 2020 antara lain dipengaruhi oleh penerbitan global bond dan penarikan pinjaman pemerintah.

Ditambahkan Onny Widjanarko: “Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.”

Analis Vibiz Research Center melihat kenaikan cadangan devisa di bulan Juli ini didukung oleh penerbitan global bond dan penarikan utang luar negeri Pemerintah. Pada Juli lalu penerbitan global bond RI terlihat diminati oleh investor asing dengan tingkat pengembalian yang relatif tinggi dibandingkan negara emerging market lainnya, serta oleh kecenderungan penurunan risiko default.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here