Hang Seng Kesulitan Hentikan Bearish 4 Pekan Berturut

310

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong pada  perdagangan hari Jumat (7/8/2020) kembali ditutup melemah dan sekaligus mencetak  penurunan mingguan keempat berturut-turut. Indeks Hang Seng sempat anjlok 2% lebih hingga terjun ke posisi terendah 6 pekan,  sebelum kemudian naik ke posisi terendah sepekan oleh data neraca perdagangan China yang meningkat.

Sentimen investor tertekan oleh tensi ketegangan China-AS setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang transaksi bisnis  dengan raksasa teknologi China Tencent – yang memiliki aplikasi WeChat yang populer – dan ByteDance – pemilik aplikasi berbagi video TikTok mulai dalam 45 hari.

Menyusul larangan dari pemerintah AS tersebut, saham raksasa teknologi China Tencent anjlok parah hingga turun sebesar 10,1%, kemudian diikuti oleh saham-saham teknologi lain sehingga sektor teknologi yang paling anjlok dan menjadi saham yang top looser pada akhir pekan.

Indeks Hang Seng ditutup turun 456,96 atau 1,6% lebih rendah ke posisi 24.531,62.  Demikian untuk indeks saham  Cina  Enterprise (HSCE)  dengan 60 saham unggulan turun 138,98 poin atau 1,4% lebih rendah ke posisi 10.063,43. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Agustus sedang bergerak positif dengan turun 425 poin atau 1,71% ke posisi 24391.    Secara mingguan indeks hang seng turun 0,3%.

Secara sektoral, semua sektor masuk zona merah dengan sektor teknologi paling tertekan dengan anjlok 3,27%, kemudian disusul oleh sektor energy yang anjlok 1,58% merespon pergerakan rendah harga minyak dunia di pasar global. 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here