Analisis Fundamental Aussie dalam AUDUSD Periode 10 – 14 Agustus

211

(Vibiznews – Forex) – Pergerakan pair AUDUSD pekan lalu  menunjukkan trend kuat dan mencetak bullish 7 pekan berturut. Pair AUDUSD pekan lalu ditutup  dengan kenaikan 0,27%, dan sempat mendaki ke posisi tertinggi 17 bulan.

Akhir pekan lalu pair retreat oleh rebound kuat dolar AS dari posisi terendah 2 tahun lebih setelah rilis data pekerjaan AS-NFP menunjukkan data yang kuat melebihi perkiraan. Kemudian tertekan meningkatnya perdagangan safe haven setelah Presiden Trump menjatuhkan sanksi kepada pemimpin Hong Kong-Carry Liam dan beberapa tokoh China lainnya serta membatasi  transaksi bisnis  dengan TikTok dan WeChat.

Fundamental Pekan Lalu
Dari sisi data ekonomi Australia, indeks Manufaktur AIG meningkat menjadi 53,5, naik dari 51,5. Australia terus mencatat surplus yang kuat dengan meningkat menjadi AUD8,20 miliar, naik dari AUD 8,03 miliar. Kemudian Reserve Bank of Australia menahan suku bunga pada 0,25%, yang telah dipatok sejak Maret. Pernyataan suku bunga bank mencatat bahwa meskipun kontraksi global yang terburuk telah berlalu, prospek ekonomi tetap sangat tidak pasti.

Dari data ekonomi  AS, berita positif dari sektor manufaktur AS dengan data PMI meningkat menjadi 54,2 di bulan Juni, naik dari 53,6 sebelumnya. Data ketenagakerjaan AS lebih kuat dari yang diharapkan dengan Nonfarm payrolls melambat menjadi 1,76 juta, turun dari 4,8 juta sebelumnya namun mengalahkan perkiraan 1,53 juta. Pertumbuhan upah mengalahkan perkiraan -0,5% dengan kenaikan 0,2%, setelah dua penurunan berturut-turut. Selain itu, tingkat pengangguran turun dari 11,1% menjadi 10,2%, mengalahkan estimasi 10,5%.

Fundamental Pekan ini 
Dari sisi data ekonomi banyak rilis data ekonomi yang akan menjadi market mover pekan ini khususnya dari Australia. Pekan ini di Amerika fokusnya akan tertuju pada  data konsumen AS seperti  rilis CPI dan penjualan ritel.

Dari ekonomi Australia pekan ini terdapat data NAB Business Confidence dan Westpac Consumer Sentiment yang diperkirakan meningkat. Ada juga data Wage Price Index, MI Inflation Expectations dan data ketenagakerjaan Australia menurun dengan perkiraan tingkat pengangguran meningkat.  Terdapat juga momentum pimpinan RBA-Phillip Lowe berbicara dihadapan parlemen Australia.

Dari ekonomi Amerika Serikat, selain data CPI, PPI, retail sales juga perlu diperhatikan rilis data prelim sentimen konsumen dari UoM.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here