Harga Kopi Arabika Turun ke Terendah 1 1/2 Minggu

243

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi Arabika pada penutupan pasar hari Selasa turun ke terendah 1 ½ minggu.

Harga kopi Arabika September turun $1.25 (1.11%) menjadi $111.35 dan harga kopi Robusta September turun 0.58%.

Harga kopi Arabika pada penutupan pasar hari Selasa turun ke terendah 1 ½ minggu karena masalah permintaan. Terjadi penjualan tehnikal yang menekan harga kopi pada hari Selasa.

Panen kopi di Brazil lebih cepat dari biasanya yang menekan harga kopi. Somar Meteorologia mengatakan pada hari Senin tidak turun hujan di Mina Gerais pada minggu terakhir, yang akan memudahkan panen kopi di Brazil.

Faktor yang juga menurunkan harga kopi Arabika adalah meningkatnya persediaan di Colombia, produsen kopi Arabika terbesar ke dua di dunia.  The Colombia Coffee Growers Federation pada hari Rabu melaporkan ekspor kopi Colombia naik 1%  dari tahun lalu menjadi 1.133 juta kantong.

Harga kopi Arabika pada hari Rabu naik ke tertinggi 4 ½ bulan tertinggi and harga kopi robusta ke tertinggi 8 bulan karena pasar global defisit. ICO mengatakan pada hari Rabu pasar kopi  global di 2019/20  defisit sebesar 486,000 kanting dibanding perkiraan Juni surplus 1.85 juta kantong. ICO melaporkan ekspor kopi global di Oktober – Juni turun 5.1% dari tahun lalu menjadi 95.36 juta kantong.

Persediaan kopi Arabika menurut pengamatan ICE pada hari Selasa turun ke 3 ¼ tahun terendah sebesar 1.417 juta kantong dan pengamatan ICE untuk persediaan kopi robusta turun ke terendah 1 ½ tahun hari Senin.

Permintaan kopi meningkat menurut Keurig Dr Pepper mengatakan bahwa pada kuartal ke 3 pada 30 Juli pertumbuhan dari brewers and K-cup pods untuk konsumsi rumahan lebih tinggi dari turunnya permintaan kopi di perkantoran dan bisnis restoran.  CEO Starbucks pada 29 Juli mengatakan ada peningkatan penjualan kopi pada bulan Juli. Fitch Solution mengatakan pada 24 Juli di AS angka consumer spending untuk kopi global meningkat 5.8% dari tahun lalu di 2020,  naik 1% diatas rata-rata 2015-2019, pembelian kopi untuk perumahan meningkat selama bekerja di rumah pada saat pandemi.

Panen kopi robusta di Brazil  di daerah Espirito Santo, daerah perkebunan kopi Robusta terbesar di Brazil produksinya turun 20 -25% karena petani tidak menggunakan tehnologi untuk mengurangi biaya.

The General Departmen of Vietnam Customs pada 30 Juli mengatakan bahwa ekspor kopi Vietnam di bulan Juli turun 27 % dari tahun lalu menjadi 120,000 MT sehingga  ekspor Vietnam dari Januari – Juli turun 0.01% dari tahun lalu menjadi 1.061 MMT.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama $110 dan berikut ke $107 sedangkan resistant pertama di $117 dan berikut ke $127.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here