Stimulus AS, Vaksin Corona dan Ketegangan AS-China -Market Mover 12 Agustus 2020 by Asido Situmorang

559

(Vibiznews – Market Mover) Pasar keuangan global masih diwarnai tarik menarik sentimen bullish dan bearish. Sentimen bullish datang dari harapan stimulus pemerintah AS untuk pemulihan ekonomi negara AS, juga harapan positif perkembangan penemuan vaksin coronavirus. Sementara itu sentiment bearish datang dari ketegangan AS-China.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin telah mengisyaratkan kesediaan untuk kembali ke meja perundingan dengan harapan menyetujui paket bantuan pemerintah AS yang baru. Mnuchin memperkirakan kesepakatan bisa dibuat pada akhir minggu.

Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa mengumumkan pemerintah AS akan membeli 100 juta dosis vaksin virus corona hasil pengujian perusahaan Moderna, yang saat ini sedang dalam uji coba tahap akhir pada manusia yang akan diuji coba kemanjuran dan keamanannya pada 30.000 orang, dengan harapan hasil paling cepat bulan Oktober ini.

Sementara itu ketegangan AS-China masih berlanjut. setelah laporan mengatakan hari Senin bahwa China telah menjatuhkan sanksi pada 11 warga AS termasuk Senator Ted Cruz, Marco Rubio.

Bagaimana berbagai sentimen ini mempengaruhi pasar perdagangan global?

Ketegangan AS-China tampaknya belum terlalu mempengaruhi perdagangan global. Sebaliknya harapan stimulus pemerintah AS dan perkembangan penemuan vaksin corona memberikan dorongan positif bagi pasar perdagangangan global. Dari pasar Index, dengan sentimen campuran diperkirakan memberikan hasil mixed namun sebagian besar akan positif dengan sentiment stimulus AS dan penemuan coronavirus lebih kuat. Bursa Asia diperkirakan mixed, bursa Eropa dan AS masih berpotensi positif.

Dari pasar forex, jika sentimen stimulus AS dan penemuan vaksin corona terus menguat, maka akan menguatkan dolar AS. Namun akan mencermati data inflasi AS Rabu malam ini, yang jika menguat akan mendukung kenaikan dolar AS dan sebaliknya. Poundsterling dan Euro diindikasikan menurun dengan perkiraan kontraksi tajam GDP Growth Rate Inggris dan Zona Eropa Q2.

Dari pasar komoditas, jika sentiment harapan positif  stimulus AS dan penemuan vaksin corona terus kuat, akan menekan harga emas. Namun akan mencermati sentiment ketegangan AS-China dan perkembangan kasus coronavirus. Sedangkan harga minyak diindikasikan naik jika harapan pemulihan ekonomi terjadi dan pasokan mingguan minyak mentah AS terealisir menurun.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here