Rekomendasi Harga Minyak 14 Agustus 2020: Dalam Tekanan Karena Laporan OPEC

277

(Vibiznews – Commodity) Setelah tidak berhasil menembus batas $43, harga minyak berjangka WTI di Nymex  berbalik turun ke pertengahan $42 an, dengan “bearish” mengambil kontrol kembali ditengah perkiraan permintaan minyak dari OPEC yang mengecewakan.

Dalam laporan pasar minyak bulanannya, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), mengatakan bahwa permintaan minyak global tahun 2020 kemungkinan akan turun sebanyak 9.06 juta barel per hari dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya penurunan sebanyak 8.95 juta barel per hari.

Selanjutnya, ketidakpastian mengenai kapan stimulus fiskal AS yang penting untuk menstimulir pemulihan ekonomi AS terus membebani harga minyak.

Meskipun demikian, melemahnya dolar AS secara persisten ditengah lelang obligasi pemerintah AS yang banyak, membawa kepada turunnya imbal hasil treasury dan pada gilirannya memberikan dukungan terhadap minyak yang berdenomisi USD. Melemahnya dolar AS membuat harga minyak menjadi lebih murah bagi pembeli luar.

Penurunan harga minyak juga dibatasi oleh laporan dari Energy Information Administration (EIA) mengenai turunnya persediaan minyak mentah AS. Persediaan minyak mentah AS turun 4.5 juta dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 2.9 juta barel.

Penurunan harga minyak lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di $41.99 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $41.19 dan kemudian $40.62. Sementara “resistance” terdekat menunggu di $43.36 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $43.93 dan kemudian $44.73.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here