Bursa Eropa Bergerak Mixed Mencermati Ketegangan AS-China

434

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa bergerak mixed pada hari Selasa (18/08) mencermati pandemi virus corona dan meningkatnya ketegangan antara AS dan China.

Indeks Stoxx 600 Eropa melemah -0,3%, dengan jasa keuangan turun 0,5% sementara sektor asuransi naik 0,5%.

Indeks FTSE melemah -0.4%. Indeks DAX naik 0,16%. Indeks CAC turun -0,17%.

Pelaku pasar memantau perkembangan terbaru dalam perang teknologi AS-China. Pada hari Senin, pemerintahan Presiden AS Donald Trump bergerak untuk memperketat pembatasan lebih lanjut pada Huawei dengan secara efektif memotong raksasa telekomunikasi itu terkait chip yang dibuat oleh perusahaan asing yang telah diproduksi dengan perangkat lunak atau teknologi AS.

Sementara itu, investor juga memantau tekanan AS terhadap Bytedance, pemilik aplikasi media sosial populer TikTok di China. Pekan lalu, Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberi perusahaan lebih banyak waktu untuk mencari tahu penjualan bisnis TikTok A.S.

Dalam berita pendapatan, saham Pandora turun 8,5% ke dasar Stoxx 600 setelah toko perhiasan Denmark itu menerbitkan panduan setahun penuh yang menunjukkan penurunan pendapatan yang lebih substansial dari yang diharapkan.

Di puncak indeks blue chip Eropa, persimmon pembangun rumah Inggris melonjak lebih dari 6% setelah memulihkan dividennya karena awal yang kuat di paruh kedua.

Clariant melonjak 5,4% setelah laporan bahwa perusahaan bahan kimia Swiss tersebut menjadi subjek kepentingan ekuitas swasta.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan mencermati perkembangan ketegangan AS-China dan pandemi virus corona, yang jika memicu sentimen negatif akan menekan bursa Eropa. Namun jika masih belum berkembang, pasar cenderung fluktuatif.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here