Bursa Saham Jepang Lanjut Melemah oleh Penguatan Yen

202
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Jepang kembali melemah pada perdagangan hari Selasa (18/8/2020) masuki hari kedua pekan ini. Indeks Nikkei tertekan oleh masih kuatnya posisi yen Jepang terhadap dolar AS yang banyak merugikan saham-saham eksportir utama.

Indeks Nikkei ditutup turun 45,67 poin atau 0,2% lebih rendah ke posisi 2.3051,08. Namun indeks Topix bergerak naik  1,03 poin atau 0,064% lebih rendah ke posisi 1.610,85. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan September 2020 kini sedang bergerak positif dengan turun 20 poin atau 0,09% ke posisi 23.060.

Tekanan jual saham Nikkei hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan AS-China, ketidakpastian atas stimulus fiskal AS dan meningkatnya kasus baru covid-19 di Jepang. Pemerintahan Trump mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan memperluas batasan yang diumumkan pada bulan Mei yang bertujuan untuk mencegah Huawei mendapatkan semikonduktor tanpa lisensi khusus – termasuk chip yang dibuat oleh perusahaan asing yang telah dikembangkan atau diproduksi dengan perangkat lunak atau teknologi AS.

Pada hari Senin Jepang mengkonfirmasi jumlah kasus baru terinfeksi di Jepang meningkat dengan bertambah 640 kasus.  Sementara itu, kantor kabinet Jepang mempertahankan proyeksinya bahwa ekonomi Jepang harus berkembang pada tingkat tahunan sekitar 13,6% selama tiga kuartal berturut-turut, menyusul kontraksi terbesar yang pernah tercatat.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here