IHSG Selasa Siang Menguat Signifikan ke 5314; Bursa Asia Bergerak Terbatas di Tensi AS-China

287
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (18/8) terpantau menguat signifikan 67,218 poin (1,28%) ke level 5.314,908 setelah dibuka menguat ke level 5.283,191. IHSG semakin kuat bergerak di zona hijau, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya bergerak terbatas di tengah investor yang memerhatikan perkembangan tensi AS – China dengan AS memperketat tekanan kepada Huawei.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,40% atau 59 poin ke level Rp 14.854, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak turun setelah terkoreksi 4 hari di sesi sebelumnya; ditekan oleh data manufaktur AS yang di bawah ekspektasi sehingga memicu kekhawatiran terhadap kekuatan pemulihan ekonomi Amerika. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.795.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 35,501 poin (0,68%) ke level 5.283,191. Sedangkan indeks LQ45 naik 7,222 poin (0,87%) ke level 834,440. Siang ini IHSG menguat signifikan 67,218 poin (1,28%) ke level 5.314,908. Sementara LQ45 terlihat naik kuat 1,93% atau 15,967 poin ke level 843,185.

Siang ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor keuangan yang menanjak 1,88%, diikuti sektor aneka industri yang naik 1,21%.

Tercatat sebanyak 221 saham naik, 169 saham turun dan 148 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 452.55 kali transaksi sebanyak 7,21 miliar lembar saham senilai Rp 5,611 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed terbatas, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,27%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,15%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain WIKA (WIKA) 7,58, bank BRI (BBRI) 5,69%, Bank BTN (BBTN) 5,52%, dan PP (PTPP) 4,57%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini ditopang sentimen pemulihan ekonomi dari pidato Presiden Jokowi, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya bergerak terbatas di tengah investor yang menyimak perkembangan tensi AS – China. Berikutnya IHSG kemungkinan agak tertahan pergerakannya di minggu pendek ini, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.365 dan 5.715. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.120, dan bila tembus ke level 4.928.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here