Hang Seng 20 Agustus Bearish Lanjutan, Hanya Sektor Teknologi Rebound

248

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong turun paling tajam ke posisi hampir dua minggu pada perdagangan hari Kamis (20/8/2020), karena harapan stimulus China lebih lanjut memudar, tertekan laporan pendapatan perusahaan yang buruk dan ketegangan China-AS yang membara.

China mempertahankan suku bunga pinjaman acuan untuk pinjaman korporasi dan rumah tangga stabil untuk bulan keempat. Perdana menteri negara itu menekankan pekan lalu bahwa mereka tidak akan menggunakan stimulus lanjutan untuk pemulihan akibat bencana banjir.

Indeks Hang Seng ditutup turun 387,52 poin atau 1,5% lebih rendah ke posisi 24.791,39,  penurunan harian terbesar sejak 7 Agustus. Demikian indeks saham  Cina  Enterprise (HSCE)  dengan 60 saham unggulan turun 157,50 poin atau 1,53% lebih rendah ke posisi 10.155,81. Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Agustus sedang bergerak negatif dengan turun 457 poin atau 1,82% ke posisi 24678.      

Indeks kelas berat dan saham perusahaan asuransi AIA Group turun sebanyak 4,7%, setelah dalam laporan keuangannya membukukan penurunan 37% dalam bisnis baru untuk paruh pertama tahun ini. Selain itu juga Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa mengatakan dia menunda pembicaraan perdagangan dengan China.

Secara sektoral, hampir semua sektor masuk zona merah kecuali sektor teknologi yang rebound sendiri dengan penguatan 0,61%. Sektor yang melemah dipimpin oleh saham sektor keuangan yang anjlok 2%, saham telekomunikasi anjlok 1,38% dan saham properti 1,11%.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here