Nasdaq dan S&P500 Terkoreksi, Saham Emas dan Bioteknologi Alami Profit Taking

291

(Vibiznews-Index) – Pada perdagangan bursa saham Amerika Serikat yang berakhir Kamis dinihari (20/8/2020), indeks Nasdaq dan S&P500 terkoreksi dari puncak rekor tertinggi mereka oleh profit taking. Tekanan jual paling banyak terjadi pada saham-saham emas dan juga bioteknologi, sehingga melemahkan  bursa Wall Street.

Indeks Dow Jones  turun  85,19 poin atau 0,3 persen menjadi 27.692,88, indeks Nasdaq turun 64,38 poin atau 0,6 persen menjadi 11.146,46 dan indeks S&P 500 turun 14,93 poin atau 0,4 persen menjadi 3.374,85. Anjloknya saham-saham emas dan bioteknologi merespon  rilis risalah pertemuan kebijakan moneter terakhir Federal Reserve.

Risalah pertemuan Fed bulan Juli mencatat bahwa wabah virus corona menyebabkan kesulitan ekonomi dan kemanusiaan yang luar biasa di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia. The Fed mencatat aktivitas ekonomi dan pekerjaan telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir tetapi tetap jauh di bawah level mereka di awal tahun.

Saham emas menunjukkan pergerakan negatif yang signifikan dengan  Indeks Bugs Emas Arca NYSE turun 3,4 persen. Aksi jual oleh saham emas terjadi di tengah penurunan tajam harga logam mulia yang terpantau anjlok $42,80 atau sekitar 4%  menjadi $ 1,970,30 per ounce.

Pelemahan signifikan juga muncul di antara saham bioteknologi, sebagaimana tercermin dari penurunan 2,6 persen oleh Indeks Bioteknologi Arca NYSE. Indeks mengakhiri sesi pada level penutupan terendah dalam dua bulan. Demikian juga diikuti oleh saham Real estat komersial, saham minyak dan baja bergerak turun pada hari itu.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here