Harga Jagung Turun Setelah Laporan Ekspor Mingguan

231

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan ekspor mingguan dimana ekspor minggu ini lebih rendah dari perkiraaan.

Harga jagung Desember di CBOT turun 0.5 sen menjadi $3.3925 per bushel.

Laporan penjualan ekspor mingguan USDA pada hari Kamis untuk persediaan lama sebesar 61,574 MT, dibawah range perkiraan 100 – 550 KT   dan untuk persediaan baru sebesar 723,345 MT masih masuk dalam range perkiraan 400 – 800 KT.

EIA mengeluarkan data mingguan untuk etanol, produksi  etanol sebesar  926 k bpd sampai 14 Agustus, naik 1 % dibanding  minggu lalu  918 k bpd sehingga persediaan akhir etanol menjadi 20.27 m barel, naik 3% dari minggu lalu. Produksi etanol mulai turun sejak 24 April menjadi 537,000 barel pada saat pandemic covid-19 dimulai, dan ada lockdown. Produksi etanol naik lagi pada Mei dan Juni karena permintaan meningkat karena pembukaan kembali dari lockdown dan produksi stabil sejak bulan Juli 900,000 – 950,000 barel per hari, turun 10 % dari tahun lalu.  Apabila produksi etanol meningkat maka jagung yang dibuat etanol lebih banyak sehingga persediaan jagung berkurang.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama $3.25 dan berikut $3.22  sedangkan resistant pertama di $3.40  dan berikut ke $3.44.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here