Rekomendasi Forex EUR/USD 24 – 28 Agustus 2020: Masih Berpeluang Turun

2182

(Rekomendasi – Forex) EUR/USD sempat menyentuh ketinggian 2 tahun pada minggu lalu, namun akhirnya menyerah terhadap dolar AS dan mengakhiri minggu dengan penurunan ke sekitar 1.1790. Dolar AS memulai minggu lalu dengan kondisi tertekan turun, namun berhasil mengubah arah pada hari Rabu setelah sempat mencapai kerendahan berbulan-bulan terhadap rival utamanya.

Risalah FOMC the Fed bernada “dovish” dengan para pembuat kebijakan menyatakan keprihatinan mereka mengenai pemulihan ekonomi ditengah naiknya kasus coronavirus. The Fed juga mengatakan tidak perlu membuat pembatasan atas terhadap imbal hasil obligasi pemerintah AS sekaligus menolak “yield curve control”.

Pasar saham mengalami tekanan jual yang kuat setelah munculnya risalah FOMC the Fed. Mata uang AS mendapatkan sebagian keuntungan dari lingkungan yang enggan terhadap resiko dan juga mengalami kenaikan karena aksi ambil untung ditengah kondisi USD yang “oversold” secara ekstrim.

Penurunan pasangan matauang EUR/USD semakin bertambah cepat pada hari Jumat minggu lalu, dengan bukan hanya permintaan terhadap dolar AS tetap kuat melainkan juga data makro ekonomi Uni Eropa kurang daripada yang diperkirakan.

Menurut Markit, pertumbuhan Uni Eropa kehilangan momentum. PMI manufaktur terkontraksi ke 51.6 dari 54.9 pada bulan Juli, kerendahan dalam dua bulan. Output jasa turun ke 50,1 dari 54.7. Inflasi bulanan Uni Eropa pada bulan Juli meleset dari yang diperkirakan sementara angka tahunan stabil di 1.2%.

Sementara angka AS, sebaliknya, umumnya mengatasi daripada yang diperkirakan, dengan output jasa naik ke 54.8 dari sebelumnya 50 dan PMI manufaktur membaik ke 53.6 dari sebelumnya 50.9, menurut perkiraan pendahuluan dari Markit.

Coronavirus mengalami kenaikan di Eropa. Umumnya negara-negara Eropa melaporkan kenaikan jumlah tertular antara 50% sampai dengan 70% dan beberapa mencapai level penularan yang terjadi pada bulan April.

Sementara di AS, kasus baru harian rata-rata 47.300 per hari, turun dari rata-rata 67.000 sebulan yang lalu. Angka kematian juga sudah menurun. Sebegitu jauh pemerintah telah menghindari untuk mengenakan restriksi baru.

Minggu depan, Amerika Serikat hari Rabu akan mempublikasikan “durable goods orders” bulan Juli. Dan pada hari Kamis merilis perkiraan kedua GDP kuartal kedua dan Gubernur Fed Powell akan berpidato. Pada akhir minggu akan dipublikasikan angka final dari Michigan Consumer Sentiment Index bulan Agustus dan Personal Income and Personal Spending bulan Juli, termasuk inflasi PCE inti.

Secara keseluruhan pasangan matauang ini masih rentan turun dengan “support” terdekat menunggu di 1.1710 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1657 dan kemudian 1.1600. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di 1.1870 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1965 dan kemudian 1.1900.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here