Rekomendasi Forex GBP/USD 24 – 28 Agustus 2020: Berkurangnya Pelemahan USD Mengancam Turun

1280

(Vibiznews – Forex) GBP/USD kembali turun ke 1.3090 karena menguatnya dolar AS kembali setelah sebelumnya berhasil menembus ke atas 1.32, ke sekitar 1.3225. Sterling mengalami penolakan yang kuat di area 1.3250 setelah berhasil naik 5.6% selama 4 minggu.

Kenaikan GBP/USD selama sebulan selain disebabkan oleh melemahnya dolar AS, juga disebabkan karena statistik di Inggris terus membaik. Penjualan ritel untuk bulan Juli di Inggris naik 3.6%, hampir dua kali lipat dari yang diperkirakan sebesar 2% dan apabila bulan Juni dan Juli digabung kenaikannya sebanyak 26.2% diatas dari gabungan bulan Maret dan April sebesar 23.2%.

Negosiasi Brexit hanya sedikit mempengaruhi poundsterling pada minggu lalu bahkan selama empat minggu. Tidak ada kemajuan yang diperkirakan akan terjadi sampai mendekati tanggal jatuh tempo.

Pelemahan dolar AS terjadi karena persepsi bahwa pemulihan ekonomi AS telah melambat ditengah meningkatnya kasus Covid – 19. Sementara data ekonomi yang mendukung hal ini hanya sedikit sebagian besar hanya karena klaim pengangguran mingguan AS naik 10% pada dua minggu di pertengahan bulan Juli, namun turun 33% dua minggu berikutnya dan naik kembali pada minggu lalu ke 12% menjadi kembali diatas 1 juta orang.

Sedangkan data ekonomi AS lainnya relatif bagus. Payrolls bertambah 1.763.000 pekerjaan, lebih daripada yang diperkirakan, dan membawa kepada dikaryakannya kembali para pekerja menjadi sebanyak 9.230.000 orang, 42% dari penurunan di bulan Maret dan April. PMI manufaktur dan jasa kedua-duanya kuat dan mencapai rekor sepanjang waktu.

Penjualan “existing home” meningkat ke rekor 24.7% pada bulan Juli, jauh mengatasi dari yang diperkirakan sebesar 14.7% dan melampaui kenaikan yang kuat di bulan Juni sebanyak 20%.

Sterling tertarik turun pada hari Jumat disebabkan karena dua faktor. Pertama adalah motif ambil untung bagi pasar yang banyak memiliki posisi beli Poundsterling. Selanjutnya adalah data-data ekonomi AS yang ternyata banyak yang lebih baik daripada yang diperkirakan pasar. Dan ada juga disebabkan karena akhir minggu musim panas yang panjang.

Minggu ini, berkurangnya momentum penurunan dolar AS dan pendapat mengenai melemahnya pemulihan ekonomi AS sementara Covid – 19 sudah berkurang, yang bisa dipertanyakan, menjadi poin penting untuk diperhatikan.

Data ekonomi AS belakangan ini sudah bagus kecuali klaim pengangguran minggua  yang bersifat “variable”. Selanjutnya NFP AS bulan Agustus yang akan muncul minggu depan akan sangat mempengaruhi arah pergerakan dari GBP/USD. Sampai kepada NFP diumumkan, lemahnya dolar AS masih akan menjadi asumsi pasar namun dengan semakin berkurangnya keyakinan.

“Support” terdekat menunggudi 1.3035 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3000 dan kemudian 1.2900.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.3100, yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3150 dan kemudian 1.3200.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here