Rekor Tertinggi Bursa Amerika Berlanjut, Saham Maskapai Penerbangan Melonjak

260

(Vibiznews-Index) – Perdagangan saham awal pekan di bursa Amerika kembali mencetak performa yang baik dengan 2 indeks utamanya mencapai rekor baru penutupan tertinggi. Mengakhiri perdagangan Selasa dinihari WIB (25/8/2020),  indeks Nasdaq dan S&P500 kembali berada di posisi rekor tertinggi sepanjang sejarahnya dan indeks Dow Jones  pada level penutupan terbaiknya dalam enam bulan.

Indeks Dow Jones  melonjak 378,13 poin atau 1,4 persen menjadi 28.308,46, indeks Nasdaq naik 67,92 poin atau 0,6 persen menjadi 11.379,72 dan indeks S&P 500 melonjak 34,12 poin atau 1 persen menjadi 3.431,28. Kekuatan saham di Wall Street merespon  berita optimis penyembuhan virus corona, sehingga terjadi lonjakan saham perusahaan yang paling terpukul oleh pandemi, seperti saham operator kapal pesiar dan maskapai penerbangan.

Otoritas Regulasi Makanan dan Obat-obatan di Amerika Serikat mengumumkan  telah mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk plasma darah sebagai  pengobatan pasien COVID-19  yang dirawat di rumah sakit. Selain itu sentimen positif bertambah dari laporan yang menyebutkan pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan pengujian cepat vaksin virus korona dari Inggris untuk digunakan di Amerika menjelang pemilihan presiden.

Saham-saham maskapai penerbangan yang melonjak seperti saham American Airlines yang melonjak hingga 10,53%, demikian saham Boeing melonjak 6,47% dan saham Delta Airlines melonjak 9,28%. Lonjakan saham ini mendorong indeks NYSE Arca Airline naik 7,3 persen.

Kekuatan substansial juga terlihat di antara saham energi, yang mendorong Philadelphia Oil Service Index melonjak 4,8 persen, NYSE Arca Oil Index melonjak 2,8 persen dan NYSE Arca Natural Gas Index melonjak 2,1 persen.

Saham perbankan juga menunjukkan pergerakan naik yang signifikan pada hari itu, yang menghasilkan lonjakan 3,6 persen oleh KBW Bank Index. Saham perangkat keras komputer, bahan kimia, dan baja juga ikut mencetak kekuatan yang cukup besar, sementara saham bioteknologi  melawan tren naik.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here