Harga Jagung Naik Pada Awal Minggu, Efek Badai di Perkebunan Jagung

337

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung naik di awal minggu, karena perkiraan berkurangnya hasil panen  karena efek badai yang menyerang Iowa. Pada seminggu ini harga jagung naik 0.7% dan kenaikan untuk minggu yang ke dua.

Harga jagung Desember  naik 4.5 sen menjadi $3.45 perbushel.

Laporan pengiriman ekspor mingguan sampai 20 Agustus sebesar 35.118 mbu, naik 9.7 mbu dari tahun lalu namun turun 6.7 mbu dari minggu lalu.

Negara tujuan ekspor yang terbesar adalah Mexico 27% dari total, Jepang dan Colombia masing-masing sebesar 25% dari total. Laporan pengiriman terbaru ada 134,385 MT jagung yang dikirim ke Cina.

Laporan ekspor mingguan  USDA pada hari Kamis  sebesar  61.6 KT untuk persediaan lama dibawah perkiraan sebesar 100 -550 KT, sedangkan untuk persediaan baru sebesar 723.3 KT  masih dalam range perkiraan 400 -800 KT.

Laporan NASS pada minggu ini  tanaman jagung sudah siap dituai 5% sesuai dengan rata-rata. NASS juga melaporkan bahwa 88% dari tanaman jagung buahnya dalam pematangan, masih 6 % diatas rata-rata. Dan 44% sedang berbiji. 5% diatas rata-rata

Perkiraan Pro Farmer  untuk hasil jagung sebesar 177.5 bpa, perkiraan ini melihat dari pengalaman hasil jagung selama 14 – 18 tahun terakhir.  Hasil dari tour Pro Farmer di daerah Midwest tanaman jagung rusak karena badai yang menyerang Iowa. Demikian juga di Southern Minnesota cuaca buruk membuat hasil panen buruk.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama $3.25 dan berikut $3.22  sedangkan resistant pertama di $3.45  dan berikut ke $3.49.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here