Harga Kakao Turun, Karena Hujan Akan Turun di Perkebunan Kakao

280

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao pada hari Rabu turun karena menurut perkiraan cuaca akan turun hujan pada minggu –minggu ini di Ivory Coast, sehingga tanah kembali menjadi subur setelah kekeringan selama ini, akibatnya potensi hasil panen akan lebih besar.

Harga kakao di ICE  Futures Desember ditutup turun $11  (0.44%) menjadi $2,476 per ton dan Harga kakao di ICE London turun 1.87%.

Harga kakao pada hari Selasa sempat naik ke tertinggi 1 minggu karena melemahnya indeks dolar AS dan cuaca kering di Afrika Barat. Cuaca kering akhir-akhir ini berlangsung di daerah perkebunan kakao di Ivory Coast dan Ghana, dua negara produsen kakao terbesar.

Harga kakao Desember di New York turun ke terendah 2 minggu pada Jumat lalu setelah Fitch Solution pada hari Kamis lalu, memperkirakan bahwa pasar kakao global akan surplus 100,000 MT di 2019/20 dan 53,000 MT di 2020/21 karena meningkatnya persediaan dibanding dengan defisit 4,000 MT di 2018/19.

Persediaan kakao di Ivory Coast meningkat akan menurunkan harga dari kakao. Pemerintah Ivory Coast melaporkan hari Senin bahwa petani mengirim 9,320 MT kakao ke pelabuhan selama 17 -23 Agustus naik 15% dari tahun lalu, sehingga kumulatifnya menjadi 2.26 MMT yang dikirim  selama periode 1 Oktober – 23 Agustus, naik 5.6% dari tahun lalu.

Laporan dari Gepex, group dari pengekspor kakao yang terdiri dari 6 pabrik pengolahan kakao terbesar di dunia, melaporkan pada 14 Agustus lalu bahwa kakao yang diproses pada bulan Juli turun 3.2% dari tahun lalu menjadi 46,682 MT, merupakan tanda bahwa permintaan berkurang.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $2,475  dan berikutnya ke $2,468 sedangkan resistant pertama ke $2,485.34 dan berikutnya ke $2,488.67.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here