Di Akhir Pekan Akhirnya IHSG Ditutup Melorot 0.46 Persen

231

(Vibiznews – IDX Stocks) – IHSG akhir pekan ini akhirnya menyerah, ditutup lebih rendah 0.46% atau 24.81 poin ke level 5346.65 demikian juga dengan indeks LQ45 yang ditutup melemah 0.58% atau 4.91 poin ke level 847.74.

Ada lima sektor yang berusaha mengangkat IHSG tetapi lima sektor lagi menjadi penekan naiknya IHSG dipimpin oleh sektor infrastruktur dan sektor barang-barang konsumsi yang sama-sama turun 0.84% dan sektor keuangan sebesar 0.71 persen. Lima sektor yang mampu bertahan di zona hijau dipimpin oleh sektor agribisnis yang menguat 0.60%, sektor properti yang naik 0.45% dan sektor industri dasar sebesar 0.22 persen.

Dari catatan perdagangan hari ini terlihat ada sebanyak 189 saham yang harganya naik sementara lebih banyak yang turun yaitu sebanyak 238 saham dan yang stagnan ada 183 saham. Jumlah saham yang dipindahtangankan pada sepanjang perdagangan hari ini ada sebanyak 14.26 miliar lembar saham dengan nilai Rp.8 triliun.

Bursa utama Asia ditutup beragam sore hari di akhir pekan ini, indeks Nikkei 225 anjlok 1.41% atau 326.20 poin ke level 22882.65 sementara indeks Hang Seng berhasil tetap ada di zona hijau, lebih tinggi 0.61% atau 155.15 poin ke level 25436.30 dan indeks Shanghai SSEC melonjak 1.60% atau 53.70 poin ke level 3403.81.

Bursa saham Jepang merosot dan yen menguat pada perdagangan Jumat (28/8/2020) menyusul laporan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe berencana mundur karena masalah kesehatan. Abe diperkirakan mengadakan konferensi pers mengenai kondisi kesehatannya pada pukul 17.00 waktu Tokyo. Hingga saat ini, belum ada staf kantor Perdana Menteri yang bisa memberikan komentar.

Harga emas dunia di pasar spot sore hari ini berada di posisi USD 1.948,25 per ons troi, lebih tinggi 0.97% dibandingkan penutupannya kemarin. Sementara di pasar komoditi berjangka COMEX untuk pengiriman Desember 2020 menguat 1.14% ke level USD 1.954,60 per ons troi.

Nilai tukar rupiah sore hari ini ditutup di level Rp.14.632 per dolar AS, menguat 0.19% dibanding level pentupannya kemarin sore dan sebagian besar mata uang Asia juga ditutup di zona hijau hanya dolar Taiwan yang masih bertahan di zona merah setelah turun tipis 0.05 persen. Sementara rupee India menjadi mata uang Asia yang mengalami penguatan terbesar yaitu sebesar 0.52 persen.

Selasti Panjaitan/Vibiznews
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here