Harga Gula Naik, Karena Menguatnya Real Brazil

351

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula pada hari Kamis naik dari terendah 2 minggu karena menguatnya real Brazil.

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik  19 sen (1.51%) menjadi $12.77 dan harga gula putih di London naik 0.70%.

Real Brazil menguat 0.77% terhadap dolar pada hari Kamis, menguatnya real Brazil membuat harga gula menjadi mahal bagi pembeli di luar Brazil sehingga mengurangi ekspor.

Harga gula pada hari Kamis pagi mencapai  terendah 2 minggu karena meningkatnya produksi Brazil.  Data dari Unica pada hari Rabu bahwa produksi Brazil pusat dan Selatan pada pertengahan pertama Agustus naik 51% dari tahun lalu menjadi 3.217 MMT, dimana persentase tebu yang dijadikan gula meningkat  menjadi 47.66% di 2020/21 dibandingkan 35.88% di 2019/20.  Permintaan etanol di Brazil berkurang sehingga pabrik tebu lebih banyak membuat gula dibandingkan etanol, sehingga persediaan gula meningkat, produksi etanol di pertengahan pertama Agustus turun 18% dari tahun lalu menjadi 1.2 milyar liter.

Perkiraan bahwa produksi gula meningkat di Brazil membuat harga gula turun. Brazil national crop forecasting agency  melaporkan pada hari Kamis lalu bahwa produksi gula Brazil di 2020/21 (Apr – Mar)  meningkat 11% menjadi 39.3 MT dari perkiraan Mei 35.3 juta MT  dan di 2019/20 produksi gula 29.8 juta MT.

Conab juga meningkatkan perkiraan produksi Brazil di Pusat dan Selatan pada 2020-21 menjadi 35.7 juta MT dari 31.8 juta MT. Pabrik Gula Brazil memperkirakan persentase pembuatan gula meningkat menjadi 46.4% dari 34.9% di 2019-20 karena permintaan etanol berkurang.

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $12.62 berikut ke $12.42 sedangkan resistant pertama di $13.14 dan berikut ke $13.46.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here