Rekomendasi Harga Minyak 31 Agustus – 4 September 2020: Penurunan Tertahan Pelemahan USD

311

(Vibiznews – Commodity) WTI, minyak berjangka di Nymex mengkonsolidasikan penjualannya dari ketinggian 5 bulan $43.77 yang tercapai pada hari Rabu, dengan para penjualan terus mengintai diatas $43.

Pada hari Jumat minggu lalu, minyak Amerika Serikat ini berfluktuasi antara untung dan rugi, dan terakhir diperdagangkan dengan sedikit kerugian namun tetap pada jalur membukukan kenaikan mingguan keempat berturut-turut.

Sentimen yang menekan disekitar emas hitam ini terutama disebabkan oleh topan Laura yang ternyata tidak menjadi malapetaka. Badai ini melewati pusat industri minyak AS di Louisiana dan Texas dengan hampir tidak ada dampak samasekali terhadap “refineries” minyak AS.

Selanjutnya laporan bahwa Port of Houston, “hub” ekspor minyak mentah AS yang utama, sedang dalam proses pembukaan kembali untuk pengiriman komersial, juga menambah tekanan terhadap harga komoditi minyak mentah.

Namun, para pembeli tetap berharap ditengah kelemahan dolar AS yang sangat nyata terhadap rival-rival utamanya. Dolar AS mengalami tekanan jual yang kuat terus menerus karena strategi Gubernur Federal Reserve Powell yang baru. Selanjutnya aksi jual USD/JPY ditengah ketidakpastian politik di Jepang juga menambah tekanan terhadap dolar AS. Dolar AS yang lebih lemah membuat minyak yang berdenominasi USD menjadi lebih murah bagi para pembeli Luar Negeri.

Sentimen jangka pendek secara keseluruhan tetap positip dengan berita perdagangan AS – Cina dan pendekatan baru dari Federal Reserve terhadap kebijakan moneternya, mendorong atmosfir beresiko.

“Resistance” terdekat menunggudi $43.15 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $43.69 dan kemudian $44.00. “Support” terdekat menunggu di $42.73 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $42.36 dan kemudian $41.94.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here