Forex Eropa GBPUSD 3 September: Semakin Lemah oleh Kekuatan Dolar AS

345

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (3/9/2020) poundsterling dalam pair GBPUSD tertekan kuat menembus posisi support kuatnya oleh pergerakan dolar AS yang kuat dan juga kurangnya kemajuan dalam pembicaraan lanjutan Brexit.

Indeks dolar naik untuk sesi ke-3 berturut-turut merespon data ekonomi yang optimis  sehingga meningkatkan optimisme tentang kecepatan pemulihan ekonomi AS. Data dari Departemen Perdagangan terbaru menunjukkan pesanan pabrik AS melonjak 6,4% pada Juli, melebihi ekspektasi lonjakan 6% dan lompatan 6,2% bulan sebelumnya.

Sementara itu, kekhawatiran tentang kurangnya kemajuan dalam negosiasi Brexit terus membebani setelah negosiator UE Michel Barnier mengatakan Inggris harus terlibat dengan tuntutan UE persaingan yang adil, perikanan dan menyelesaikan perselisihan untuk mencapai kesepakatan.

Sentimen selanjutnya akan memperhatikan rilis data pada sesi Amerika yang dapat pengaruhi sentimen pasar yaitu  data pengajuan klaim pengangguran pertama di AS selain rilis data ISM Non-manufacturing dan juga data trade balance. Untuk data ISM diperkirakan menunjukkan data yang lebih rendah dari periode sebelumnya.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD ditutup bearish, dan kini pair berada di posisi 1,3284 yang bergerak turun mendekati posisi support lanjutan. Jika pair menembus 1.3260 akan lanjut ke support lemahnya di 1,3230-1,3210. Namun jika terjadi koreksi positif akan mendaki ke posisi 1,3375, jika tembus akan naik ke resisten kuatnya di 1,3400-1,3450.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here