Kospi Mingguan Masih Kuat, Sesi Akhir Pekan Alami Profit Taking

487
indeks kospi

(Vibiznews – Indeks) – Pasar saham Korea Selatan merosot lebih dari 1 persen untuk menghentikan kenaikan tiga hari berturut-turut pada Jumat (4/9/2020), sehingga indeks Kospi turun ke posisi awal September. Terjadi aksi profit taking pada perdagangan saham setelah sebelumnya berada di posisi tertinggi 2 pekan. Namun secara mingguan masih mampu bergerak positif untuk 2 pekan berturut.    

Tekanan profit taking awal sesi dipicu oleh koreksi rekor tertinggi perdagangan saham bursa Amerika semalam, ditambah dengan berita meningkatnya kasus baru covid-19 setelah beberapa hari trend menurun. Namun rilis data transaksi berjalan Korsel yang optimis mengangkat kembali aksi beli saham,  surplus transaksi berjalan  meningkat  hingga mencatat surplus terbesar sejak Oktober 2019.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) harian ditutup turun 27,65 poin atau 1,15% lebih rendah ke posisi 2.368,25, terendah sejak 1 September.  Demikian untuk indeks Kospi200 berjangka turun  4,40 poin atau 1,39% ke posisi 312.03,  setelah sempat  turun ke posisi rendah di 308.04 dan naik ke posisi tertinggi  312.64.

Saham-saham unggulan atau blue chip yang alami profit taking  seperti saham  Samsung Electronics anjlok 1,42 persen, saham raksasa portal internet Naver mundur 3,1 persen, saham produsen bahan kimia terkemuka LG Chem merosot 3,26 persen, saham Samsung SDI turun 2,98 persen dan saham  Hyundai Motor anjlok 2,27 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here