Nikkei 4 September Terjun Bebas, Saham Honda Melonjak

316

(Vibiznews – Indeks) – Indeks Nikkei pada bursa saham Jepang akhir pekan terjun bebas dari posisi tertinggi 7 bulan ke posisi terendah sepekan pada perdagangan hari Jumat (4/9/2020). Terjadi aksi profit taking yang kuat pada saham kapital besar dan juga eksportir utama, sehingga membuat Nikkei bearish kuat. Namun secara mingguan rebound, setelah 2 pekan berturut bearish.

Aksi profit taking dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran atas perkembangan terbaru COVID-19, dimana pemerintah Tokyo Metropolitan melaporkan ada 211 kasus baru pada Kamis, hari ke-10 berturut-turut dengan jumlah terinfeksi di tiga digit. Tekanan juga datang dari penguatan yen oleh munculnya kekhawatiran atas ketegangan China-AS yang baru setelah Perdana Menteri China Xi Jin Ping mengatakan Beijing tidak akan pernah menerima campur tangan asing, sementara Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan China telah lama mengecoh AS dan Presiden Trump adalah presiden pertama yang menemukannya.

Indeks harian Nikkei ditutup turun 260,10 poin atau 1,11 persen  lebih rendah ke posisi 23.205,43, terendah sejak 1 September. Secara mingguan menguat 1,16%. Demikian indeks Topix ditutup turun 14,64 poin atau 0,90 persen ke posisi 1.616,60. Untuk indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020 kini sedang bergerak positif dengan turun  300 poin atau 1,28% ke posisi 23.170.

Saham kapital besar yang alami tekanan jual cukup besar yaitu saham Softbank yang anjlok 2,34%. Kemudian saham eksportir utama yang tertekan seperti saham Sony turun 1,63 persen, saham Canon anjlok 1,75% dan saham Nissan anjlok 1,83%. Namun sebaliknya terjadi penguatan pada saham  Honda yang melonjak 2,22 persen  setelah perusahaan dan General Motors mengumumkan akan membangun aliansi strategis di Amerika Utara untuk berbagi platform kendaraan dan biaya pengembangan.

 Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here