Pelemahan Harga Karet Tocom Berlanjut oleh Tensi Ketegangan AS-China

786

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Tocom yang diperdagangkan di bursa Osaka-Jepang hari Senin kembali melemah hingga sempat terjun ke posisi terendah 3 pekan. Penurunan harga karet di Jepang diikuti oleh perdagangan karet bursa komoditas internasional lainnya seperti Sicom dan SHFE.

Anjloknya harga karet perdagangan awal pekan masih dipengaruhi sentimen ketegangan AS-China, kali ini tensi semakin bertambah  dengan pemerintahan Presiden Donald Trump mempertimbangkan untuk memberlakukan pembatasan ekspor pada raksasa perusahaan semikonduktor milik China-SMIC.

Tensi ketegangan AS-China sangat berpengaruh secara fundamental pada perdagangan karet, terkait permintaan karet dunia yang sedang bergerak naik setelah tertekan oleh dampak pandemi covid-19. China merupakan salah satu negara konsumen terbesar karet dunia.

Posisi penguatan yen Jepang terhadap dolar AS juga turut menekan harga karet Tocom, selain anjloknya harga minyak mentah di bursa internasional yang menekan harga karet Sicom dan juga SHFE.  

Harga karet alami di bursa Osaka untuk kontrak paling ramai untuk kontrak bulan Januari 2021 akhir perdagangan  sesi sore ditutup anjlok 0,3 yen atau 0,17%  dari akhir perdagangan sebelumnya ke posisi 178.6 yen, terendah sejak 25 Agustus. Sempat turun ke posisi rendah di 175,5 dan bergerak kuat  ke posisi 182,0.

Harga karet di  bursa Singapura – Sicom,  untuk kontrak berjangka bulan Desember 2020 ditutup turun  $1 atau 0,72% dari harga sesi sebelumnya ke posisi 137,2. Untuk perdagangan karet di bursa Shanghai (SHFE), harga karet kontrak bulan Januari 2021 berada di posisi 12465 yuan, yang anjlok 75 yuan atau 0,5% dari posisi sebelumnya. 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here