IHSG Rabu Siang Melemah Signifikan ke 5178; Bursa Asia Zona Merah Ikuti Wall Street

114

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (9/9) terpantau melemah signifikan 65,073 poin (1,24%) ke level 5.178,999 setelah dibuka melemah ke level 5.179,652. IHSG dari awal berada di zona merah mengikuti sentimen regional, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah mengikuti koreksi lanjutan Wall Street oleh tergerusnya saham teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,32% atau 67 poin ke level Rp 14.832, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun dari 1 bulan tertingginya setelah rally 6 hari di sesi sebelumnya; ditopang oleh merosotnya bursa saham dan tergelincirnya pound sterling karena ketikdakjelasan prospek Brexit. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.765.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah cukup tajam 65,420 poin (1,23%) ke level 5.179,652. Sedangkan indeks LQ45 turun 7,606 poin (0,92%) ke level 818,468. Siang ini IHSG melemah signifikan 65,073 poin (1,24%) ke level 5.178,999. Sementara LQ45 terlihat turun 1,77% atau 14,645 poin ke level 811,429.

Siang ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor agribisnis yang merosot 2,39%, diikuti sektor aneka industry yang turun 2,20%.

Tercatat sebanyak 95 saham naik, 337 saham turun dan 121 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk agak moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 423.83 kali transaksi sebanyak 6,30 miliar lembar saham senilai Rp 3,518 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya melemah, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 1,21%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,97%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain PGN (PGAS) -3,39%, Bank Mandiri (BMRI) -2,93%, Bank BNI (BBNI) -2,86%, dan Merdeka Copper (MDKA) -2,64%,

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bertengger di zona merah mengikuti sentimen regional, sementara bursa kawasan Asia siang umumnya melemah mengikuti koreksi lanjutan Wall Street oleh tergerusnya saham teknologi. Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan tetap di area negatifnya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.406 dan 5.715. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.120, dan bila tembus ke level 4.928.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here