Harga Jagung Turun, Sementara Menanti Laporan WASDE pada Hari Jumat

307

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung turun pada hari Rabu karena laporan bahwa progress pertumbuhan tanaman jagung lebih cepat dari rata-rata, sementara pasar menantikan laporan persediaan dan permintaan, WASDE pada hari Jumat.

Harga jagung Desember di CBOT turun 1 ½ sen menjadi $3.6025 per bushel.

Dalam laporan progress tanaman sampai 6 September dilaporkan bahwa 97% dari jagung 2020/21 sudah berbuah lebih cepat 3% dari rata-rata dan 79% sudah berbiji lebih cepat 8 % dari rata-rata.  Dan dalam laporan mingguan  pertumbuhan tanaman NASS bahwa 25% sudah siap dituai  dipimpin oleh NC  88% dan TX 73% sudah siap dituai.

USDA  memperkirakan laporan persediaan dan permintaan WASDE pada hari Jumat hasil panen akan turun 3.5 bushel menjadi 178.3 bushel per are, sehingga produksi total turun 387.4 mbu menjadi 14.898 milyar bushel. Persediaan baru diperkirakan akan sebesar 2.451 milyar bushel turun 0.305 milyar bushel dari bulan Agustus di 2,756 bbu. Para pedagang memperkirakan akan ada penurunan persediaan global jagung sebesar 6.5 MMT menjadi 311 MMT, penurunannya sebagian terjadi di AS.

Laporan USDA bahwa ada penjualan eksportir swasta sebesar 101,600 ton jagung AS ke daerah yang tidak dikenal, pengiriman dilakukan di 2020/21.

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support di $3.59 dan berikut ke $3.54 sedangkan resistant di $3.63 dan berikut ke $3.64.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre –  Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here