Nikkei 15 September Retreat dari Tertinggi 7 Bulan

216
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Indeks saham bursa  Jepang turun dari posisi tertinggi 7 bulan pada perdagangan hari Selasa (15/9/2020) oleh aksi profit taking pasar hingga ditutup pada zona merah. Penguatan yen Jepang terhadap dolar AS menjadi pemicu Nikkei terkoreksi dari bullish 3 hari berturut, menekan saham-saham eksportir utama. 

Aksi profit taking  terjadi setelah Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, pembantu setia Perdana Menteri Shinzo Abe, terpilih sebagai kepala partai yang berkuasa di Jepang pada hari Senin. Memberikan kepastian bahwa  ia akan menggantikan Abe sebagai perdana menteri pada hari Rabu.

Indeks harian Nikkei ditutup  turun 104,41 poin atau 0,44% lebih rendah ke posisi 23454,89.  Untuk indeks Topix ditutup turun 0,62% menjadi 1.640,84. Demikian  indeks Nikkei berjangka bulan Desember 2020 kini sedang bergerak negatif dengan turun 100 poin atau 0,43% ke posisi 23.320.

Saham eksportir utama yang alami tekanan penguatan yen seperti saham Canon Inc tergelincir 2,73%, saham Panasonic Corp turun 1,15% dan saham Honda anjlok 0,67%. Demikian juga Sony Corp tergelincir 2,41% setelah  perusahaan akan mengurangi produksi PS5 karena masalah pengadaan chip untuk tahun keuangan berikutnya.

 Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here