Rekomendasi Harga Minyak 16 September 2020: Naik Karena Ancaman Badai Sally

193

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak berjangka AS WTI mengalami kenaikan ke $39, lebih dari 2% karena disrupsi “supply” di Amerika Serikat akibat datangnya topan badai. Topan badai Amerika Serikat di Teluk telah memaksa penutupan produksi dari minyak dan gas sehingga mendorong naik harga minyak.

Topan badai “Sally”  yang diperkirakan akan melewati Pantai Teluk AS telah membuat lebih dari seperempat produksi gas dan minyak lepas pantai mengalami penutupan, demikian juga pelabuhan-pelabuhan ekspor kunci.

Meskipun demikian, arah dari badai telah berpindah ke Timur kea rah Alabama barat, paling tidak menyelamatkan sebagian dari penyulingan di Pantai Teluk terbebas dari angina yang kencang.

Produksi minyak yang tidak bisa diprediksi di Teluk ini adalah faktor “bullish” bagi harga minyak.

Dari sisi lain, pernyataan dari International Energy Agency (IEA) yang telah memangkas outlook 2020 sebanyak 200.000 barel per hari menjadi 91.7 juta barel per hari, sambil menyebutkan keraguan atas kecepatan pemulihan ekonomi, membatasi pergerakan naik dari harga minyak.

Secara keseluruhan, diluar dari badai “sally”, fundamental secara jangka menengah untuk harga minyak cenderung “bearish”, dengan “support” terdekat menunggu di $38.08 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $37.66 dan kemudian $36.24. Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $38.80 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $40.75 dan kemudian $41.30.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here