Ada Apa Dengan ROCK, Milik PT Rockfields Properti Indonesia Tbk?

357

(Vibiznews – IDX Stocks) – Hari ini, Senin, 21 September 2020 harga saham ROCK anjlok 6.83% dibandingkan harga penutupannya kemarin yaitu di level Rp.1465 per lembar dan telah terhenti oleh system. Anjlok ke harga Rp.1365 per lembarnya dan harga ini mendekati harga IPO nya yaitu di harga Rp.1340 per lembarnya.

Kode saham ROCK milik PT Rockfields Properti Indonesia Tbk ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada hari Kamis, tanggal 10 September 2020 lalu dan menjadi emiten tercatat ke-44 pada tahun 2020 ini.

Pada perdagangan hari perdana, harga saham ROCK naik 25% menjadi Rp.1.675 per lembar dari harga penawaran nya Rp.1.675 per lembar dan emiten ini memilih NH Korindo Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Melalui IPO, Rockfields Properti lepas 287.04 juta lembar sahamnya ke public atau setara dengan 20% modal di tempatkan dan di setor penuh. Dengan demikian dana segar yang diperoleh perusahaan dari aksi korporasinya ini adalah sebesar Rp.384.63 miliar.

Berdasarkan laporan tentang kepemilikian saham, emiten ini juga dimiliki oleh PT Pollux Investasi International Tbk yang menguasai 26% dari keseluruhan saham.

Sementara, sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL), PT Bursa Efek Indonesia telah melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 18 September 2020 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.

Berdasarkan rilis perusahaan yang diberikan kepada media pada tanggal 10 September 2020 lalu, manajemen Rockfields akan menggunakan dana hasil IPO seluruhnya untuk pengembangan usaha melalui entitas anak perusahaan. Sebesar 74% nya akan diperuntukkan bagi proyek International Exchange House.

Proyek International Exchange House  merupakan pembangunan gedung sewa kantor grade A di kawasan segitiga emas, Jakarta yaitu yang terletak di Jl, HR Rasuna Said Blok X.1 Kav.5.6.7, Jakarta Selatan. Rencananya proyek ini akan berdiri di lahan seluas 11.698 meter persegi dan akan memiliki 44 lantai sewa kantor.

Kemudian sisanya yaitu sebesar 26% atau senilai Rp.100 miliar akan digunakan untuk pengembangan gedung perkantoran yang sudah beroperasi yakni Noble House yang terletak di kawasan bisnis Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat ini Rockfields memiliki landbank di Jakarta, Bali dan Semarang serta berencana menggarap proyek-proyek besar residensial dan komersial untuk kedepannya.

Selasti Panjaitan/Vibiznews
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here