Analisis Fundamental Aussie dalam AUDUSD Periode 21 – 25 September

474

(Vibiznews – Forex) – Pergerakan pair AUDUSD pekan lalu  menunjukkan trend kuat dan mencetak bullish setelah 2 pekan berturut melemah.  Aussie berhasil mencetak gain mingguan  dengan kenaikan 0,21%.

Pelemahan pair pekan lalu juga  tertekan oleh anjloknya dolar AS yang sekaligus mencetak pelemahan mingguan pertama sejak bulan Agustus.  Indeks dolar turun 0,36% secara mingguan karena beberapa rilis data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan seperti  data produksi industri, penjualan ritel, perumahan baru dan klaim pengangguran awal pekan lalu.

Sentimen lainnya yang juga membebani dolar AS seperti kurangnya kemajuan dalam negosiasi stimulus fiskal AS, ditambah dengan kebangkitan kasus virus korona, janji Federal Reserve AS untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah dan ketegangan AS-China.

Fundamental Pekan Lalu
Dari sisi data ekonomi Australia, Risalah pertemuan RBA mencatat bahwa Covid-19 telah menyebabkan penurunan ekonomi yang parah, namun ekonomi menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Data pasar tenaga kerja melompat di bulan Agustus, dimana perekonomian menciptakan 111,0 ribu pekerjaan, lebih tinggi dari perkiraan -40,0 ribu. Selain itu, tingkat pengangguran turun menjadi 6,8%, turun tajam dari 7,5%.

Dari data ekonomi  AS,  sorotannya adalah pertemuan kebijakan Federal Reserve. Seperti yang diharapkan, Fed mempertahankan suku bunga mendekati nol. Yang lebih menarik bagi investor adalah pesan Fed bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga sebelum 2023, di bawah target inflasi barunya, yang memungkinkan inflasi melampaui 2% tanpa memicu kenaikan suku bunga.

Kemudian penjualan ritel AS melambat secara signifikan pada bulan Agustus,  turun menjadi 0,6%, turun dari 1,2%. Ini menunjukkan kelemahan belanja konsumen, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Kemudian klaim  pengangguran AS turun kurang dari yang diharapkan pada pekan yang berakhir 12 September.

Fundamental Pekan ini 
Dari sisi data ekonomi tidak banyak rilis data ekonomi yang akan menjadi market mover pekan ini khususnya dari Australia, yang hanya merilis data minor seperti data flash manufacturing dan juga service PMI.  Dari ekonomi Amerika Serikat, data major yang bisa jadi perhatian yaitu data flash manufacturing PMI dan juga data durable goods orders.

Momen lainnya yang juga jadi perhatian investor pekan ini seperti kesaksian Ketua Fed Jerome Powell selama 2 hari di hadapan Senat AS terkait dampak pandemi terhadap ekonomi AS serta laporan stimulus yang diberikan.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here