Rekomendasi Harga Minyak 21 – 25 September 2020: Bertahan di Ketinggian 2 Minggu

163

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak bench mark AS WTI mengalami fluktuasi yang tinggi pada minggu lalu dan berakhir dengan Ketinggian dua minggu di $41.55 naik 0.60%, sebelum akhirnya stabil di $41.15. Di dalam pertemuannya minggu lalu, OPEC+ sepakat untuk memperpanjang periode kompensasi untuk kelebihan produksi sampai akhir bulan Desember. Dan mengancam akan melakukan sanksi bagi anggota yang melanggar. Joint ministerial monitoring committee (JMMC) akan bertugas memantau pelaksanaannya dan ketaatan para anggota di dalamnya.

Kenaikan harga minyak WTI didorong juga oleh turunnya matauang Dolar AS.  Dolar AS langsung menguat begitu the Fed selesai menyampaikan hasil pertemuan FOMC nya, namun selanjutnya turun dari ketinggiannya menuju 92.93, setelah pasar mencermati hasil dari FOMC the Fed dan mendapatkan pesan the Fed kurang “dovish” dari yang diperkirakan sebelumnya.

Cuaca yang buruk juga menolong kenaikan harga minyak AS. Walaupun topan Sally tidak jadi melewati wilayah pengeboran minyak di teluk, namun badai tersebut meninggalkan banjir yang besar dan lebih banyak lagi bencana dari daerah tropis diperkirakan akan datang, sehingga terus menahan turunnya harga minyak WTI.

Sementara ketakutan akan bangkitnya kembali coronavirus mendapatkan momentum di Inggris yang mendorong Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk melakukan lockdown. Hal ini buruk bagi outlook permintaan minyak. Disisi lain, ketegangan antara Amerika Serikat dengan Cina kembali muncul, kali ini mengenai Taiwan, yang pada gilirannya memberikan tekanan terhadap kenaikan harga minyak lebih lanjut.

“Resistance” terdekat menunggu di $41.90 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $42.60 dan kemudian $43.71. Sedangkan”support” terdekat menunggu di $40.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $38.99 dan kemudian $38.29

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here