Kospi 22 September Terendah 4 Pekan oleh Tekanan Jual Investor Asing

290

(Vibiznews – Indeks) – Penurunan harga saham kembali berlanjut pada perdagangan  bursa  Korea Selatan  hari Selasa (22/9/2020), dimana indeks Kospi anjlok ke posisi terendah 4 pekan. Indeks Kospi anjlok 2 persen lebih yang dipicu oleh aksi jual investor asing cukup besar, saham-saham kapital besar anjlok parah.  

Tekanan jual investor asing  didorong oleh lambatnya kemajuan dalam pembicaraan stimulus AS dan kekhawatiran penguncian ekonomi di negara kawasan Eropa pasca meningkatnya kasus baru terinfeksi covid-19 di kawasan itu. Sementara itu, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea melaporkan konfirmasi 61 kasus baru virus korona baru pada Selasa. 

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) harian ditutup turun  61,28 poin atau 2,56% ke posisi 2.328,11, terendah sejak 31 Agustus.  Untuk indeks Kospi200 berjangka turun 7,07 poin atau 2,24% ke posisi 308.82, setelah sempat  turun ke posisi rendah di 307.40  dan naik ke posisi tertinggi  316.02. Investor asing cetak net sell senilai 230 miliar won.

Saham-saham kapital besar yang anjlok parah seperti saham Samsung Electronics turun 1,69 persen, saham SK hynix merosot 3,79 persen, saham raksasa portal internet Naver merosot 2,57 persen dan saham Hyundai Motor, produsen mobil terbesar di negara itu, merosot 2,97 persen.

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here