Rekomendasi Forex GBP/USD 22 September 2020: Turun Karena Coronavirus Gelombang Kedua & Naiknya USD

1161

(Vibiznews – Forex) GBP/USD memperpanjang penurunannya dibawah 1.2800, dengan sentimen keengganan terhadap resiko semakin bertambah dan mendorong permintaan terhadap dolar AS dan PM Johnson mengakui bahwa negara sedang mengalami coronavirus gelombang kedua.

GBP/USD memperpanjang penolakan dari batas psikologis 1.3000 dan mengalami aksi jual yang agresif selama perdagangan sesi Eropa. Poundsterling Inggris tertekan dengan laporan bahwa otoritas kesehatan Inggris sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk melakukan restriksi lockdown. Inggris kemungkinan bisa masuk kepada lockdown nasional yang lebih pendek selama dua minggu untuk mengatasi bangkitnya kasus Covid – 19.

Kekuatiran pasar ini menutupi komentar dari Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen yang “supportive” pada hari Kamis minggu lalu, yang mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan antara Uni Eropa dengan Inggris masih mungkin terjadi.

Sementara itu keprihatinan mengenai gelombang kedua infeksi coronavirus telah berdampak terhadap sentimen resiko global. Arus anti terhadap resiko terlihat jelas dari aksi jual di pasar saham, yang menarik permintaan akan dolar AS yang safe-haven dan selanjutnya menekan dengan kuat pasangan matauang GBP/USD. Kenaikan dolar AS ini kelihatannya tidak terpengaruh dengan keprihatinan bahwa kurangnya langkah stimulus fiskal tambahan, bisa merintangi pemulihan ekonomi AS saat ini.

Tidak ada data makro ekonomi penggerak pasar pada hari Senin, baik dari Inggris maupun dari Amerika Serikat, akibatnya pasar lebih digerakkan oleh sentimen terhadap resiko yang mempengaruhi perdagangan intraday.

Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2765 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2715 dan kemudian 1.2692. Sedangkan kenaikannya kembali akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2800 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2865 dan kemudian 1.2900.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here