Forex Eropa EURUSD 23 September: Rebound Euro Diperkuat Data Manufaktur PMI

580

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (23/9/2020) posisi kurs euro rebound dari posisi terendah 7 pekan yang dicapai pada sesi Asia. Sebelumnya dolar AS memberikan tekanan bagi pair dengan melaju ke posisi tertinggi 8 pekan. Rilis data ekonomi mixed, pair mendapat tenaga dari penguatan data manufaktur PMI.

Data flash manufaktur PMI Jerman dan juga kawasan Euro meningkat cukup signifikan, namun data service PMInya lebih rendah dari data sebelumnya. Demikian data IHS Markit Eurozone Composite PMI turun menjadi 50,1 di bulan September dari 51,9 di bulan Agustus, di bawah perkiraan 51,7. Data ini menunjukkan aktivitas Bisnis Zona Euro Stagnan.

Dolar AS retreat sebagai safe haven dari posisi tertinggi 8 pekan yang dicapai selama 3 hari berturut. Perdagangan safe haven terpangkas di sesi Eropa dengan lonjakan perdagangan pasar ekuitas merespon rilis data PMI manufaktur yang kuat. Sebelumnya dolar melonjak tinggi setelah DPR menyetujui RUU untuk menjaga agar pemerintah tetap didanai hingga Desember dan menghindari penutupan sebelum pemilihan bulan November.

Sentimen pergerakan selanjutnya masih akan memperhatikan rilis data PMI manufaktur dan service PMI untuk Amerika Serikat yang diperkirakan menunjukkan data yang lebih rendah dari periode sebelumnya. Kemudian  juga dapat memperhatikan pernyataan  Jerome Powell dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin  di depan Komite Jasa Keuangan DPR AS terkait stimulus ekonomi.

Pergerakan selanjutnya secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair EURUSD dapat rebound. Kini pair berada di posisi 1.1712 yang juga posisi pivotnya, dan sedang naik menuju resisten kuatnya  1.1742 – 1.1760. Namun jika tertekan kembali, akan turun menuju support kuat di 1.1664-1.1690.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here