Rekomendasi Forex GBP/USD 23 September 2020: Turun Karena Gelombang ke Dua Covid – 19

935

(Vibiznews – Forex) GBP/USD sempat berbalik positip dan naik keatas 1.2850 setelah Gubernur Bank of England (BoE) Bailey mengatakan bahwa menyebutkan tingkat bunga yang negatif tidak berarti akan segera diberlakukan. Negosiator dari Uni Eropa Barnier sedang menuju London untuk pembicaraan perdagangan secara tidak resmi, dengan negosiasi dilaporkan sedang berjalan sedikit lebih baik.

Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, karena PM Inggris Boris Johnson mengumumkan bahwa akan diambil langkah-langkah restriksi meskipun tidak kembali ke lockdown sepenuhnya seperti yang dilakukan pada bulan Maret yang lalu. GBP/USD langsung turun tajam setelah pengumuman oleh Johnson ini kembali menuju ke 1.2700.

GBP/USD memperpanjang penolakan dari batas psikologis 1.3000 dan mengalami aksi jual yang agresif selama perdagangan sesi Eropa. Poundsterling Inggris tertekan karena kekuatiran karena meningkatnya coronavirus dimana Inggris kemungkinan bisa masuk kepada lockdown nasional yang lebih pendek selama dua minggu untuk mengatasi bangkitnya kasus Covid – 19. Hal ini membebani sentimen dari investor dan menguntungkan dolar AS yang berstatus safe-haven. Poundsterling Inggris semakin turun setelah Menteri Kabinet Inggris Michael Gove mengatakan bahwa restriksi yang baru akan diterapkan di Inggris dan PM Johnson akan menjelaskan perinciannya nanti.

Pasangan matauang GBP/USD jatuh ke level terendah sejak 24 Juli, meskipun akhirnya berhasil mengalami “rebound” dengan cepat sebagai reaksi terhadap komentar Gubernur BoE Bailey yang mengatakan bahwa pemulihan ekonomi Inggris cukup cepat dan substansial. Selain itu Bailey memberikan klarifikasi bahwa pernyataannya pada minggu lalu tidak berarti bank sentral Inggris akan menerapkan tingkat bunga yang negatip. Hal ini menjadi faktor yang menyebabkan poundsterling Inggris mengalami kenaikan yang kuat sekitar 120 pips. Namun berbalik turun begitu PM Johnson mengumumkan langkah-langkah lockdown, meskipun tidak sepenuhnya seperti bulan Maret yang lalu.

Sementara itu USD berjuang untuk mempertahankan keuntungannya ditengah ekspektasi bahwa di dalam testimoninya di depan Kongres AS, Gubernur the Fed Jerome Powell akan mengulangi pernyataannya untuk mempertahankan tingkat bunga rendah untuk jangka waktu yang lama.

Kenaikan GBP/USD akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2900 dan kemudian 1.2950. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2700 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2650 dan kemudian 1.2600.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here