Forex Eropa GBPUSD 24 September: Rebound Tembus Resisten Meski Dolar AS Kuat

293

(Vibiznews-Forex) – Di tengah perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (24/9/2020) posisi poundsterling dalam pair GBPUSD rebound dari posisi terendah 2 bulan yang dicapai sesi sebelumnya. Pair bergerak menembus posisi resisten kuat harian meskipun posisi indeks dolar sedang bergerak kuat.

Sentimen positif investor dipengaruhi oleh Rencana Ekonomi Musim Dingin Kanselir Rishi Sunak  yang akan mengungkap langkah-langkah baru untuk melawan lonjakan pengangguran di bulan-bulan mendatang. Sementara itu, lembaga pemeringkat kredit S&P memangkas perkiraan PDB untuk Inggris, dengan mengatakan sekarang memperkirakan ekonomi akan berkontraksi sebesar 9,7% dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya penurunan 8,1% pada bulan Juni, sebelum rebound sebesar 7,9% pada tahun 2021 dibandingkan sebelumnya 6,5%.

Indeks dolar menguat untuk sesi ke-4 berturut-turut dan menyentuh level tertinggi baru dua bulan  karena investor mencari aset safe haven di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi global dan meningkatnya infeksi virus corona di seluruh dunia. Sementara itu RUU stimulus baru tampaknya tidak mungkin dilakukan sebelum pemilihan presiden.

Sentimen pergerakan selanjutnya akan memperhatikan rilis data klaim pengangguran AS yang diperkirakan menurun, rilis data home sales yang juga diperkirakan lebih rendah. Kemudian ada pidato chairman the Fed dan Menkeu AS di hadapan Senat AS.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair GBPUSD ditutup menguat. Kini pair berada di posisi 1,2767 yang menembus resisten kuat. Jika  pair berhasil menembus 1.2790 akan  naik menuju resisten lemahnya di 1,2830-1,2875. Namun jika koreksi kembali, akan turun ke posisi 1.2680 sebelum   menuju  support kuatnya di 1,2664-1,2600.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here